
Tahun 2025 mencatat lonjakan harga beberapa komoditas pangan pokok di Indonesia seperti beras, gula, minyak goreng, dan cabai. Fenomena ini menjadi viral di berbagai platform media sosial karena berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
Beras – Naik hingga 25% dibanding tahun sebelumnya.
Cabai Merah – Mencapai Rp 120.000/kg di beberapa pasar.
Minyak Goreng – Kembali melonjak pasca stabilisasi 2024.
Telur dan Daging Ayam – Mengalami fluktuasi akibat biaya produksi.
Cuaca ekstrem & gagal panen di beberapa wilayah sentra produksi.
Distribusi terganggu akibat kenaikan harga BBM.
Ketergantungan impor bahan baku seperti gula mentah dan kedelai.
Krisis geopolitik global, terutama di negara-negara produsen pupuk dan gandum.
Spekulan pasar dan penimbunan barang.
Menurunnya daya beli masyarakat kelas bawah.
Meningkatnya angka inflasi nasional.
Risiko gizi buruk bagi kelompok rentan.
Maraknya keluhan publik dan demonstrasi terkait harga pasar.
Operasi pasar murah oleh Bulog di sejumlah kota besar.
Subsidi pupuk dan logistik untuk petani.
Impor beras dan komoditas lain sebagai langkah darurat.
Digitalisasi sistem distribusi dan pasokan pangan nasional.
Laporan Badan Pangan Nasional RI (2025)
Berita dan analisis dari Kompas, CNBC Indonesia, Katadata, dan Antara News
Data inflasi dan statistik pangan dari BPS (Badan Pusat Statistik)